Kami menyambut Garima Poonia dari India, Duta Muda baru kami untuk EndPlasticSoup.
Pendiri Yayasan Kachrewaale di Kepulauan Andaman dan Nicobar.
Garima Poonia, pendiri Yayasan Kachrewaale di Kepulauan Andaman dan Nicobar, adalah penerima Beasiswa Young India angkatan 2014-15 dengan latar belakang Sastra Inggris. Setelah beralih ke pengelolaan sampah, ia terpesona oleh Kepulauan Andaman, dan memulai sistem pengelolaan sampah yang inovatif di sana pada tahun 2018.
Hal ini mengarah pada pembentukan Yayasan Kachrewaale, yang telah secara signifikan memajukan pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Atas karyanya, Garima dianugerahi penghargaan oleh Gubernur Letnan Andaman, dan diangkat sebagai konsultan untuk pemerintah Andaman. Ia mendukung pemerintah dalam perluasan model Kachrewaale ke berbagai pulau di Andaman, dan juga dalam menciptakan kebijakan yang disesuaikan untuk wilayah geografis yang unik dan penuh tantangan ini, termasuk Peraturan EPR dan SWM.
Fokus pada Plastik di Lautan
Saat ini, yayasannya berfokus pada Plastik Laut yang bertujuan untuk mengatasi sampah laut yang berasal dari Kepulauan Andaman dan dua puluh negara lainnya. Inisiatif ini berupaya mengumpulkan data, mengembangkan metode pembersihan yang efektif, dan mengurangi beban sampah laut. Yayasan ini juga bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk mendirikan inisiatif pengurangan sampah seperti bank sampah, dan pengelolaan menstruasi berkelanjutan.
Karya Garima telah ditampilkan di berbagai platform, seperti Times of India, The Financial Express, Rajya Sabha TV, Down to Earth, dan lain-lain. Ia juga menjadi panelis dalam konferensi nasional tentang sampah laut, yang diselenggarakan oleh Center for Science and Environment. Ia juga dianugerahi Penghargaan Memorial Samir Acharya atas karyanya dalam melindungi lingkungan Andaman yang rapuh.








